? "width=device-width,initial-scale=1.0,minimum-scale=1.0,maximum-scale=1.0" : "width=1100"' name='viewport'/> Saling Berbagi Informasi: Inilah Oymyakon, Desa Paling Dingin di Dunia

Jumat, 27 September 2024

Inilah Oymyakon, Desa Paling Dingin di Dunia

Desa terpencil Oymyakon di Siberia timur, Rusia, adalah tempat terdingin yang dihuni oleh manusia dengan suhu dingin yang luar biasa menjadi hal yang permanen di desa itu. Lokasinya hanya beberapa ratus mil dari Lingkaran Arktik dan mencapai rekor suhu terendah -71,2 °C. Wisatawan yang bertandang ke desa itu, dipastikan bakal merenungi keberadaannya di tempat tersebut, namun juga bakal terheran-heran melihat warga desa hidup di sana.

Salah satu pedagang di pasar Oymyakon 

Oymyakon memegang rekor suhu terendah yang pernah tercatat di luar Antartika. Kehidupan di desa ini beradaptasi dengan suhu ekstrem, di mana penduduk menggunakan teknik tradisional untuk bertahan, seperti menjaga makanan tetap beku dan membangun rumah dengan isolasi yang baik.

Suasana rumah rumah warga yang berada di desa Oymyakon ditutupi salju lebat

Sementara anak-anak di belahan bumi selatan keluar dari sekolah selama hari-hari bersalju, anak-anak Oymyakon terjebak di dalam kelas. Mereka baru meninggalkan ruang-ruang kelas atau rumah saat suhu di kisaran -52 °C . Seperti apa reaksi tubuh pada suhu ekstrem tersebut? Begini ilustrasinya: bila Anda keluar rumah dengan buka baju di Oymyakon, dalam semenit bisa dipastikan bakal mati kedinginan.

Selain masalah keterpencilan yang nyata, hawa dingin itu memaksa warga desa hidup di tempat sederhana dengan sedikit kenyamanan. Bisa dibayangkan, mobil pun sulit dihidupkan. Pelumas dan bahan bakar, beku dalam waktu 5 jam. Aki cepat menjadi soak. Pendek kata, sesuatu yang tak berbulu bakal gagal menahan dingin. Barang elektronik pun semuanya tidak berguna.

Mungkin salah satu tantangan paling sulit yang dihadapi di wilayah yang disebut "Cincin Kematian Stalin" adalah menguburkan orang mati. Dengan tanah dalam kondisi permafrost, dibutuhkan beberapa hari untuk menggali kuburan.

Seorang pejalan kaki yang berjalan di tengah salju yang lebat

Sinar matahari merupakan barang yang mewah di Desa Oymyakon. Pada saat musim panas, siang hari hanya tiga jam. Sementara pada musim panas, siang bisa sepanjang 21 jam. Di desa ini tanah membeku secara permanen karena iklim subarctic yang ekstrem. Sekitar 500 penduduk Oymyakon kebanyakan tidak dapat bercocok tanam, oleh karena itu makanan mereka pada dasarnya terdiri dari daging rusa dan kuda.

Penduduk Oymyakon memiliki cara hidup yang khas. Mereka berpartisipasi dalam kegiatan tradisional seperti berburu dan memancing, serta merayakan festival lokal. Suasana kekeluargaan dan kebersamaan sangat terasa di tengah cuaca yang ekstrem.

Oymyakon Rusia

Desa ini menarik perhatian wisatawan yang ingin merasakan kehidupan di lingkungan yang sangat dingin. Pengunjung dapat menikmati kegiatan luar ruangan, seperti berjalan di salju, melihat aurora borealis, dan mencicipi makanan lokal yang unik, seperti ikan mentah dan daging beku. Sebagian besar wisatawan ke Oymyakon untuk wisata petualangan, sekaligus mengagumi Pilar Lena, penjara gulag, atau desa Tomtor, yang menyelenggarakan Festival Kutub tahunan, yang menampilkan budaya dan masakan Yakut dan Evenk.

Meskipun jadi destinasi wisata di Siberia, Oymyakon tidak memiliki hotel atau restoran. Pengunjung yang menginap harus memesan layanan homestay kepada penduduk setempat.

Bertandang ke Oymyakon adalah pengalaman yang luar biasa bagi siapa saja yang ingin menjelajahi salah satu tempat terdingin di dunia. Keunikan budaya dan ketahanan penduduknya di tengah suhu ekstrem menjadikan desa ini sebagai tujuan wisata yang menakjubkan.

Rumah rumah di Oymyakon Rusia


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Negara dengan IQ Paling Rendah di Dunia

Intelligence Quotient (IQ) adalah ukuran yang digunakan untuk menilai tingkat kecerdasan seseorang berdasarkan serangkaian tes yang diranca...